Indonesia Comic Con 2016 Hadirkan Nama-Nama Legenda di Dunia Pop Culture

Indonesia Comic Con 1 - 2 Oktober 2016 ini di Jakarta Convention Center dihadiri oleh nama-nama besar dalam industry Pop Culture:
Indonesia Comic Con 2016 - Jakarta Convention Centre

 

 

Hiroshi Watari -aktor Jepang ini terkenal melalui aktingnya sebagaiDen Iga (Space Sheriff Sharivan) dalam Uchuu Keiji Sharivan. Dia juga tampil dalam episode 42 dan 44 untuk Uchuu Keiji Gavan, Retsu! Hurry! Dad!

 

 

 

 

 

Akira Kushida – Terkenal dengan namaKussy, Akira Kushida adalah penyanyi Jepang yang dikenal sebagai pengisi soundtrack untuk film anime produksi Andtokusatsu. Beberapa yang terkenal adalah Taiyo Sentai Sun Vulcan dan Uchuu Keiji Gavan.

 

 

 

 

Mitsuko Horie– Goshen Media membawatokoh Jepang yang terkenal sebagai pengisi suara Sailor Galaxia di Sailor Moon; Sailor Stars dan Remi in the Nippon Animation World Masterpiece Theater series Remi, Nobody’s Girl.Dia juga menjadi juri dalam Animax Anison Grand Prix.

 

 

 

Edwin Huang –  Street Fighter, Skullkickers dan Sonic the Hedgehogadalah karya Edwin Huang yang terkenal di dunia komik internasional. Bekerja untuk Udon Entertainment, illustrator komik yang tinggal di New York ini juga dikenal sebagai pembuat konsepPop Culture Shock Collectables.

 

 

 

Tadaaki ‘Jacky’ Dosai –  Seoranglegenda dalam dunia Cosplay, semua cosplayer dunia tentu mengenal nama ini.  Memulai karir dari tahun 1995, pengakuan internasional didapatkannya saat tampil dalam Anime Expo di tahun 1999, dan setelah itu dia telah tampil sebagai cosplayer dalam lebih 100 acara internasional. Di tahun 2005, Jacky didaulat menjadi Chief-editor untuk Cosmode.Net dan sebagai juri di Anime Expo.

 

Simone LegnoCreative Director dari karakter terkenal Tokidoki. Semenjak Tokidoki diluncurkan di tahun 2005, karakter ini melejit dan dikenal sebagai salah satu icon pop culture internasional yang mempengaruhi life style banyak fans. Melalui tokidoki yang banyak menginspirasi orang, Simone Legno telah berkeliling dunia menjadi pembicara di berbagai acara baik untuk edukasi dan konferensi pop internasional seperti MOCA, Adobe Max Conference, UCLA, ISC, The Flash Film Festival di San Fransisco, Art Center College of Design, Istituto Europeo di Design Rome dan masih banyak lagi.

 

Redshift – sering tampil sebagai duo DJ VJ dengan membawakan mix lagu Anisong, J pop dan lagu-lagu dengan genre Electro House, Dubstep, Future Bass dan Drum& Bass. Redshift adalah produsergroup VOCALOID dari Jakarta yang terdiri dari Music Composer / DJ Lyricist dan Illustrator.

Karasuya Sabou –  Menggunakan Vocaloid sebagai platform, musiknya telah dinikmati lebih dari 7 juta view. Karasuya Sabou memasukkan unsur unsur jazz dalam musiknya dan mendapatkan penonton lebih dari 10 juta. Di tahun 2014, dia mengeluarkan‘Goodnight Wondered’. Dia juga banyak membantu untuk proyek kreatif lain seperti Idolmaster Cinderella Girls Asuka Ninomiya’s, Valkyrie Drive “Super Ultra Hyper Miracle Romantic”, Hidan no Aria AA, Monster Musume no iru nichijou, Grimgar of Fantasy and Ash, dan masih banyak karya lain. Karasuya Sabou merupakan salah satu artis Jepang dengan pengaruh musik rock yang sangat menjanjikan dan memiliki banyak fans internasional.

 

Ario Anindito – Lulusan Universitas Katolik Parahyangan Bandung ini memulai karir dengan komik Nadya and the Painkillers. Dia telah banyak berkontribusi untuk komik internasional, seperti; DC Comics, pada seri “Red Hood and the Outlaws” di tahun 2012, dan di Marvel comics, dalam seri “Wolverines” (2014), Secret Wars: “House of M”(2015) dan “Hyperion” (2016). Kontribusinya untuk dunia komik dan collectibles dilanjutkan pada tahun 2016 ini dengan mendesign collectibles statue karakter Marvel untuk XM Studios.Dia juga berkarya di bidang film sebagai concept artist dan art director, untuk tv commercial yang berhasil membuatnya dianugrahi piala emas Citra Pariwara pada tahun 2011, dan karyanya pada film Finding Srimulat (2013) mengantarkannya kedalam jajaran 5 penata artistik film Indonesia terbaik di ajang Piala Maya 2013 lalu.Saat ini Ario beraktifitas di studio mininya yang bernama “Stonefruit Studio”, di Bandung.

Ardian Syaf – memulai debut internasionalnya melalui komik 11 seriThe Dresden Files untuk Dabel Brothers Publishing di tahun 2007. Ardian Syaf kemudian menandatangani kontrak dengan Utopia Studio.Berkontribusi untuk banyak komik Marvel, diantaranya Nightcrawler, Captain Britain dan MI 13.Di tahun 2009, Adrian Syaf mendapatkan kontrak ekslusif dengan DC Comic hingga Agustus 2016.

 

Nama-nama besar diatas semakin melengkapi deretan bintang tamu bergengsi Indonesia Comic Con 2016 yang telah diinformasikan sebelumnya, yaitu: Brianna Hildebrand yang berkiprah sebagai Negasonic Teenage Warhead dalam film Deadpool; Hiroshi Fujioka, sang legendaris yang terkenal lewat film perdananya Shochiku di tahun 1965; Alex Milne, pencipta banyak judul serial Transformer termasuk ‘More Than Meets The Eye”; Andy Price, pencipta komik My Little Pony; Stella Chu, cosplayer internasional;Tsuyoshi Nonaka, pencipta komik Mighty Morphin Power Rangers dan Heisei Kamen Rider; Iosys, legenda games internasional untuk Sega, Konami, Taito, Namco; Yuyoyuppe, sang ‘Legendary Luka Master’; Is Yuniarto, illustrator Indonesia yang karyanya akan segera diterbitkan dalam Bahasa Jepang; Iwan Nazif,telah banyak berkontribusi untuk komik internasional seperti How to Train Your Dragon; Alston Stephanus,kostum finalis dalam International D23 Expo 2015 di Anaheim, California dalam kategori Star Wars Mousequerade.

www.indonesiacomiccon.com

 

Comments

comments

Categories
EventKultur
ash jay

sunrise dan sunset di sudut kavling

RELATED BY