#TALK : Oscar Lolang bercerita tentang Papua dalam single Eastern Man

Oscar Lolang dengan pengalaman dan cerita tentang kehidupan masyarakat Papua yang menurut dia diperlakukan kurang adil di Indonesia jadikan tema pada single-nya yang berjudul “Eastern Man”.

Oscar Lolang adalah musisi asal kota Bandung yang memainkan genre music folk. Banyaknya musisi/artist yang mengusung tema musik folk pada karya-karya nya membuat scene music ini begitu ramai dan mewarnai scene indie lokal. Ditemui setelah manggung diacara Focal Point 2017 yang bertempat di Bumi Sangkuriang, Bandung (18/02/2017)

Oscar Lolang dengan pengalaman dan cerita tentang kehidupan masyarakat Papua yang menurut dia diperlakukan kurang adil di Indonesia jadikan tema pada single-nya yang berjudul “Eastern Man”.

 

Arti Eastern Man itu sebenarnya apa sih ?

 

Eastern Man itu sebenarnya artinya harfiah banget, yaitu orang timur. Tapi orang timur yang di maksud adalah orang Papua dan itu sebenarnya cuma “story telling” aja sih tentang keresahan kehidupan disana.

 

Oscar Lolang live at Focal Point 2017

 

Apa sih yang menarik dari Papua ?

 

Menurut saya sih di Indonesia ini yang menarik tuh kehidupan di Papua. Pertama, kalau secara antropologis itu bahasa paling banyak itu ada di sana, tapi di satu sisi kalau orang Papua itu keluar dari Papua munculah label-label orang luar Papua yang bilang orang papua itu tukang mabuk dan segala sebutan kurang enak lainya yang kita ciptakan disini buat mereka.

 

Punya pengalaman pribadi tentang Papua ?

 

Kalau ke Papua sih belum pernah, tapi memang punya beberapa kawan di Papua. Jadi lagu itu berdasar pada wawasan kasar saya dan juga kawan-kawan saya teruntuk mereka juga disana. tapi kalau berdasarkan lagu Eastern Man itu sendiri saya ngerasa kita yang tinggal di Jawa ini dengan mereka yang orang Papua nih “jahat banget”, kita gak mau mereka merdeka sedangkan kalau mereka disini kehidupan mereka juga melarat, tapi kalau mereka keluar dari papua dan tinggal disini munculah itu tadi label-label yang tidak enak di dengar buat mereka.

 

Di lagu Eastern Man itu ada lirik yang memakai bahasa-bahasa daerah, bisa di jelasin ga sih itu tuh artinya apa ?

 

Sebenarnya itu bahasa Indonesia yang memakai dialek Papua. Jadi salah satu contohnya “sa pu mama’’ itu artinya “saya punya mama”. Sebenarnya basic bahasanya adalah bahasa melayu tapi dengan dialeg Papua.

 

Ada kaitannya ga sih lagu Eastern Man dengan situasi politik saat ini ?

 

Sebenarnya kaitannya itu pasti ada karena kehidupan disana pun masih banyak isu-isu politiknya, tapi di lagu Eastern Man ini saya mencoba “story telling” karena mau menceritakan keresahan saya ketika membaca atau mendengar berita-berita disana yang kurang di blow up oleh media-media lokal padahal Papua juga bagian dari kita.

 

 

Bisa di ceritain gak inspirasi bermusiknya tuh darimana ?

 

Kalau dari segi musikalitas sendiri saya banyak terinspirasi oleh Bob Dylan dan Pete Seeger sih, itu paling berpengaruh meskipun ada pengaruh dari musisi lain juga. Kalau untuk penulisan lagu inspirasinya macam-macam, bisa dari buku, pengalaman, film dan lain lain.

 

Secara keseluruhan apa sih pesan yang disampaikan lewat lagu-lagu anda ?

 

Pesannya itu kayanya cukup gamblang deh karena saya­ kan hanya menyampaikan “Story telling” seperti mendongeng lewat lagu aja sih. Jadi kalau orang mengartikan nya beda-beda ya nggak apa-apa, at least saya sudah menceritakan dengan gamblang.

Ada gak sih yang pengen di tanya tapi belum pernah ditanyain di interview anda sebelumnya, atau yang pengen banget anda sampaikan ?

 

Apa ya ? pertanyaan itu kayanya,saya nanya balik gitu ke kalian saya pengen di Tanya apa (tertawa). Sebenarnya untuk ngomong gamblang itu saya gak begitu pandai sih,karena ketika saya bikin lagu itu berakar dari keresahan dan hal yang ganggu baik itu berita,pengalaman,dan menghentak saya secara psikologis atau personal, jadi menurut saya pesan yang saya ingin sampaikan insya allah sudah tertera di lagu-lagu dan karya yang saya buat nanti entah itu apa.

 

Comments

comments

Categories
#Talk
Kevin Perdana

graphic designer / Co-Founder of Geegoe.com

RELATED BY