From Starting To Cut The Wood: Interpretasi Dan Transformasi Menjadi Spiritual

From Starting To Cut The Wood adalah sebuah tari yang menggambarkan proses kerja pemahat topeng kayu yang menggunakan alat-alat mulai dari gergaji, kapak, pisau, amplas sampai sikat halus. Suara...

From Starting To Cut The Wood adalah sebuah tari yang menggambarkan proses kerja pemahat topeng kayu yang menggunakan alat-alat mulai dari gergaji, kapak, pisau, amplas sampai sikat halus. Suara rekaman, refleksi dari cara pemahat bekerja, langkah-langkah proses pembuatan topeng dan hubungan antara si pembuat dan material untuk membuat topeng digambarkan oleh satu penari. Eksplorasi para penari berada pada di antara intepretasi dan tranformasi. Penari berperan menjadi kayu itu sendiri yang dipahat oleh pemahat dan bertranformasi menjadi topeng dengan muatan spiritual.

Selama pertunjukan berlangsung, penari meragakan gerak keras dan lembutnya seorang pemahat memukul dan membentuk kayu menjadi sebuah topeng, sehingga penonton merasakan semua proses yang dilakukan oleh pemahat dari awal memotong kayu hingga menjadi sebuah topeng. Di akhir pertunjukan pemahat topeng memasuki panggung dan bekerja di depan penonton lalu memakai sebuah topeng dan menggambarkan sebuah spirit yang ada dalam topeng itu sendiri. Tarian ini didukung oleh Jogja Village Inn, Gothe Institut, Jogja Art Week.

 

Katia Angel

adalah seorang kroreografer, perupa dan sineas. Selain pendidikan formalnya di Dance Institute Bremen and Laban-Bartenieff Institute of Movement Studies New York, ia juga mendalami fotografi, seni patung dan film. Karyanya berupa video, fotografi dan pertunjukan telah ditampilkan di Kunstforum Koln dan Akademie der Kunste di Jerman, Art Center Nairs di Swiss, Chashama Theatre dan DUMBO Dance Festifal di New York, Ark Gallerie di Jakarta, International Film Festival di Singapura dan International Dance Film di Yokohama.

Pada 2012 Katia mulai memproduksi karya tari di Indonesia. Sebagai koreografer dan direktur artistic, ia berkolaborasi dengan mantan anggota Gumarang Sakti Dance Company dalam karya Tanah Air (2012) dan In Between (2014) yang telah ditampilkan di Indonesian Dance Festival Jakarta pada 2012 dan 2014. Produksi terbarunya di Indonesia adalah Film Barabah (2016), sebuah film documenter tentang koreografer Indonesia Hoerijah Adam yang dipesan oleh Indonesian Dance Festival 2016.

Comments

comments

Categories
EventgeegoeKultur
Caesar Damara

yuk check janisproject.com :D

RELATED BY